You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
48 Tahun Berdiri, Gereja di Kalijodo Akan Dibongkar Sendiri
photo Yopie Oscar - Beritajakarta.id

Gereja di Kalijodo akan Dibongkar Jemaat Sendiri

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengapresiasi warga Kalijodo yang sudah taat dengan aturan. Bukan hanya mendaftarkan diri untuk direlokasi ke rumah susun (Rusun), warga pun akan melakukan pembongkaran sendiri gereja yang ada di kawasan tersebut.

Yang dari gereja sudah kirim surat ke saya, mereka katakan akan bongkar sendiri. Jemaat akan bongkar, padahal gereja itu sudah berdiri 48 tahun

"Teman-teman Kalijodo sudah bagus kok. Yang dari gereja sudah kirim surat ke saya, mereka katakan akan bongkar sendiri. Jemaat akan bongkar, padahal gereja itu sudah berdiri 48 tahun," ujar Basuki, di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (22/2).

Menurut Basuki, warga telah sadar bahwa mereka berada di lahan milik negara. Sehingga mereka akan mengikuti kebijakan pemerintah. "Mereka bilang ya namanya umat beragama harus taat firman Tuhan, taat pada pemerintah, karena itu kan pelanggaran," katanya.

90 Persen Warga Kalijodo Daftar Relokasi

Basuki mengatakan, sangat menghargai atas surat yang dikirimkan oleh warga terkait pembongkaran gereja tersebut. "Saya hargai gereja yang buat surat ke saya, seperti itu, kami hargai. Kami juga hargai sejumlah kepala keluarga yang sudah pindah," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye29458 personNurito
  2. Kasatpol PP Jaksel Pastikan Penertiban PKL di Jalan HR Rasuna Said Humanis

    access_time07-04-2026 remove_red_eye2202 personTiyo Surya Sakti
  3. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye1207 personFakhrizal Fakhri
  4. Jakarta Melesat Duduki Peringkat Kedua Kota Teraman di ASEAN

    access_time07-04-2026 remove_red_eye1023 personDessy Suciati
  5. Legislator Dukung Penertiban Billboard Bermuatan Sensitif

    access_time06-04-2026 remove_red_eye963 personFakhrizal Fakhri